Minggu, 22 April 2012

Just A Little 'bout "Problem"


Hari ini aku lagi pusing. Mikirin PR, makalah, presentasi, dan tugas-tugas sekolah lainnya. Aku pikir tugas-tugas itu lama kelamaan jadi banyak banget dan numpuk. Mungkin nantinya, paper-paper tugasku yang bakal menuhin kamar kos 2x3 meterku sampai setinggi lutut kalau sebulan aja gak dikerjain sama sekali.

Dan aku berpikir, tiap hari manusia itu selalu dihadapkan pada masalah. Seperti apa yang dikatakan Pak Saiful, bapak kost aku, bahwa “Hidup itu Masalah”. Tiap hari, sejak lahir sampai mau mati pun, selalu ada masalah dalam kehidupan manusia. Manusia hidup itu masalah.

Seperti aku misalnya, seorang pelajar SMA, tiap hari selalu dihadapkan pada permasalahan yang berhubungan dengan tugas-tugas sekolah. Tapi coba kalian pikir, kenapa guru-guru kita selalu memberi masalah berupa tugas sekolah kepada kita? Kenapa? Apa mereka gak pernah berpikir kalo otak kita sudah hampir kram menghadapi tugas-tugas yang demi kucing, gak ada abisnya tersebut ?!

Alasan mereka memberi tugas kepada kita cuman satu, supaya kita maju. Supaya kita bisa berkembang dan agar kita tidak berjalan ditempat. Aku yakin kalian tahu apa maksudku kan?

Dengan adanya masalah berupa tugas tersebut, kita bisa berkembang menjadi lebih baik. Dari masalah tersebut, kita bisa belajar. Study from the Problem, itu pointnya!

“Guru memberi tugas, kita mengerjakan, kita belajar, kita berkembang, kita sukses, kita senang, guru juga senang”

Semua analogi itu, berlaku juga untuk hidup kita.Tuhan senantiasa memberi masalah dalam hidup kita supaya kita belajar. Mulai dari bayi, kita sudah punya masalah. Gak percaya, kalian akan percaya haha.

Waktu masih bayi, kalian pasti masih bergantung sepenuhnya pada orang tua kalian kan?  Mau minta ke dapur nyari kulkas, mesti nangis dulu baru digendong ke tempat tujuan. Kalau haus dan pengen minum, kita mesti nangis dulu baru dikasih minum susu. Kalau laper pengen makan juga pasti nangis dulu baru dikasih bubur atau biskuit. Nah, ini masalah. Kita gak bisa selamanya kayak gitu, selalu bergantung pada orang lain.  Dan karena masalah inilah, kita bakal belajar untuk berdiri sendiri dan menjadi mandiri pada akhirnya. Kita bakal belajar berjalan biar gak perlu digendong buat keman-mana. Kita bakalan belajar ngomong buat ngasih tahu orang sekitar kita apa yang kita rasakan. That’s it, kita belajar, kita berkembang!

Jadi buat kalian yang lagi ada masalah dan jadi down karenanya, ayolah, demi kucing itu gak perlu banget. Kalian gak boleh jadi down karena masalah di hidup kalian. See, kita bisa jadi seperti keadaan kita sekarang ini juga karena masalah. Bayangin aja kalo kita gak punya masalah apapun sejak masih bayi. Mungkin saat ini kita masih glesotan di tanah dan gak bisa berkomunikasi kayak gini. Manusia berkembang karena ada masalah.

Peneliti nemuin hal-hal canggih dan mutakhir juga berawal dari masalah. Segala kemudahan yang kita nikmati sekarang, berawal dari masalah. Coba bayangin kalo dulu Thomas Edison diem aja dan gak punya niat buat nyelesein masalah penerangan yang cuman mengandalkan sumber api? Mungkin aja sekarang kita masih hidup dengan bawa kayu bakar kemana-mana.

Nah, ini berarti, masalah itu senantiasa membawa kita kepada kemudahan di kemudian hari. Jadi sekali lagi, bagi kalian yang lagi baca ini dan mungkin sedang menghadapi masalah, jangan pernah takut untuk menghadapinya. 

Jangan pernah down apalagi menyerah dalam menghadapinya, karena masalah itu akan membuat kita belajar, berkembang, dan membawa kemudahan nantinya. Tapi itu semua tergantung bagaimana kalian menghadapi dan menjalaninya. Jika kalian menghadapinya dengan rasa pesimis dan gak percaya diri dulu, siap-siap aja deh jadi orang paling menyesal di dunia karena gak pernah manfaatin kesempatan buat belajar dari masalah. Tapi jika kalian menghadapinya dengan tenang dan optimis, heheh siap-siap aja jadi manusia paling bersyukur di dunia karena Tuhan telah memberi masalah untuk mendewasakan kita dengan cara terbaiknya. 

Kamis, 19 April 2012

See, Who am I



Lama banget aku gak pernah post di blog. Sampai-sampai  hampir lupa password blog sendiri *heheh -,-. Oke, kali ini aku mau ngomongin tentang maksud dari kata-kata di profil ku. Itu tuh yang ada di sidebar sebelah kanan. Bisa liat kan?
SUNDAY WRITER
Nah, disitu aku menyebut diriku sebagai “Sunday Writer”. Kalian tahu gak apa itu “Sunday Writer”? Bukan, artinya bukan orang yang cuman bisa nulis kata “Sunday” doang, bukan!
Okeh, sebenarnya akulah yang buat sendiri istilah “Sunday Writer” itu. Artinya adalah “Penulis Hari Minggu”. Bukan, maksudnya bukan Penulis yang cuman bisa nulis “Hari Minggu” di sepanjang 300an halaman novelnya, bukan!
“Sunday Writer” adalah istilah yang aku pakai untuk menyebut Penulis yang kebanyakan menulis di hari minggu. Maksudnya begini, sebagai pelajar, aku merasa kesulitan mendapat ide nulis saat hari sekolah. Gimana mau ‘get inspired’ kalo kita dijejali tugas dan paper yang menunggu untuk dikerjakan. Mikir tugas dan ulangan saja sudah bikin otak kita overloaded. Tapi, beda jika hari yang kita hadapai adalah hari minggu atau weekend. Pikiran rasanya ringan banget, seperti kita bisa mendapat inspirasi dengan mudahnya hanya dengan melihat abang-abang tukang becak mangkal dipertigaan. It’s easy to get inspired, right?!
Dan aku yakin, banyak dari blogger-blogger remaja yang tingkat produktivitas menulisnya lebih tinggi saat weekend khususnya hari minggu. Setidaknya pada saat hari minggu kita pasti mendapat inspirasi dan ide buat menulis lah. Ini berdasarkan pengalaman aku sendiri. Aku yang memang sejak SMP suka nulis *walaupun kebanyakan gak aku publikasikan haha* sudah merasakan gimana besarnya pengaruh “The Sunday Power” pada kemampuanku mendapatkan inspirasi untuk menulis. It’s rockin’ me!
Saat memasuki weekend, saat semua anak kost pulang kerumah dan meninggalkan kesuwungan mereka, aku tak pernah jauh-jauh dari laptop. Jadi gini, saat sabtu malam *ingat, sabtu malam* aku biasanya sudah standby dengan laptop dan secangkir kopi dimeja. Menunggu setetes demi setetes inspirasi memenuhi otakku. 
Dan mulailah aku menulis, dan bener, menulis di sabtu malam itu rasanya enjoy banget. Gak bakal ada pikiran yang nyangkut-nyangkut ke tugas, ulangan, pokoknya yang berbau pelajaran. Kecuali ada guru yang tega ngasih tugas bikin makalah plus presentasi pas weekend dan senin pagi harus dikumpulin. Itu cara paling ampuh buat ngebunuh inspirasi seketika itu juga.
Jadi gimana? Ada yang tertarik jadi The Sunday Writer juga?

@IRNOTAFATBOYFAN
Itu nama akun twitter aku. Follow ya...haha!
Nah, kalian pasti berpikir gini ‘nama macam apa itu?’ atau gini ‘panjang banget kaya bulu ketek kuda...’. itu terserah kalian, terserah!
Yang aku mau jelasin adalah arti dari nama IRNOTAFATBOYFAN. Nama itu sebenarnya adalah penggabungan dari namaku Irfan yang aku taruh dibagian depan dan belakang,* bisa liat sendiri kan?* dan physic personality aku, yaitu ‘not a fat boy’ yang aku taruh ditengah sebagai nama tengah (?). Yaa...dari dulu aku memang gak pernah ngerasain jadi Fat Boy. Aku cuman anak laki-laki yang memiliki lebar dan tebal tubuh tak lebih dari sepotong lidi. Jadi kalau aku lewat dikeramaian, banyak orang bakal bilang seperti ini “Itu kenapa ada papan triplek bisa jalan gitu ya??” atau gini “Mas, korban kelaparan Somalia ya?”. #Jleb #Jleb #Jleb
Entah bagaimana, sehingga akhirnya aku ditakdirkan buat jadi ‘notafatboy’ seperti ini. Padahal pola makan juga normal-normal aja, test infeksi cacing juga negatif, dikasih mi-cash cuma-cuma juga mau kok haha *yang belum tau miCash, googling!*. Mungkin aku memang ditakdirkan untuk menerima keadaan bertubuh ‘tipis’ ini. Jadi kadang aku sering marah sendiri pas ngeliat boyband Hitz perform. Kalian tahulah pasti kebiasaan Hitz kalo perform, pasti ditengah-tengah lagunya mereka bakal buka baju dan pamer ke-atletis-an  tubuhnya. Ayolah, demi kucing, aku juga bisa liaatt!! Gak usah dipamerin kenapa?!! Gak kasihan sama aku!!?

So, jadi personel HITZ, #NotMyJob


Kamis, 15 Maret 2012

Ide Film Sinematografi -Do it Now!-



INTI CERITA
Ide ceritanya adalah tentang kehidupan anak sekolah yang sering menunda pekerjaannya. Menunda pekerjaannya karena kepentingan-kepentingan pribadinya yang kurang penting dan terkesan untuk kesenangan belaka. Karena sering menunda pekerjaannya, hidupnya menjadi berantakan. Rencana-rencana masa depan yang telah diimpikannya menjadi kacau dan akhirnya tidak terlaksana. Akhir cerita ia bertekad untuk tidak lagi menunda-nunda pekerjaannya, dan memulai semuanya dari awal. Ia menjadi anak yang berhasil dan mempunyai hidup yang lebih baik. Do it now!
SASARAN CERITA
Sasaran cerita utama ini adalah kalangan siswa yang masih bersekolah. Ataupun bisa digunakan sebagai inspirasi bagi khalayak umum pada akhirnya.
TUJUAN
Memberikan pesan moral agar tidak menunda-nunda pekerjaan. Karena sesuatu yang kecil dapat menentukan sesuatu yang besar di kemudian hari. Menggugah semangat anak muda untuk selalu berkarya dan tidak bermalas-malasan.
POKOK MATERI
Kehidupan aktor utama, seorang  siswa SMA, yang suka menunda-nunda pekerjaan yang akhirnya merugikan dirinya sendiri. Tetapi pada akhirnya ia berusaha dan berhasil mengubah sikap menunda-nunda pekerjaannya sehingga memiliki kehidupan yang lebih baik dan tertata.
SINOPSIS
Ari seorang siswa SMA, memiliki kehidupan yang lumayan berkecukupan. Ia bisa mencukupi semua kebutuhan dirinya sendiri dengan hartanya, bahkan lebih. Ia sebenarnya seorang siswa yang cukup pintar, tetapi sering menyepelekan pekerjaan. Sering menyepelekan tugas-tugas sekolahnya. Ia sering menunda-nunda pekerjaannya. Ia dipercaya teman-temannya menjadi penanggung jawab sebuah proyek kelompok yang cukup besar. Tetapi karena kebiasaannya yang sering menunda pekerjaan dan mendapat sedikit konflik pribadi, proyek itu tidak terselesaikan karena Ari sendiri. Ia mengecewakan teman-temannya. Akhirnya ia bertekad untuk berubah dan memperbaikinya dari awal dan mencoba meyakinkan teman-temannya kalau ia sekarang telah berubah. Ia berhasil, dan proyek kelompoknya berhasil diselesaikan walaupun tidak tepat waktu tetapi menjadi yang terbaik daripada proyek-proyek kelompok lain. Ini semua berkat kerja keras semua kelompok terutama Ari yang berperan sangat besar sebagai ketua dan penanggung jawab. Do it now!
KARAKTER
Ari, seorang siswa SMA berusia 16 tahun. Bersifat easy going, santai, dan sering mengentengkan sesuatu. Seorang yang keras kepala dan sombong pada awalnya. Tetapi setelah mengalami kegagalan dan mengecewakan teman-temannya, ia sadar dan bertekad untuk berubah. Pada akhir cerita ia menjadi pribadi yang lebih rajin dan tertata. Meraih keberhasilan bersama teman-temannya yang mempercayainya memegang tanggung jawab besar untuk menghasilkan sesuatu yang besar. Do it now!
PLOT/TREATMENT
BABAK I
Ari menjalani kehidupan SMAnya dengan bahagia. Ia dikenal baik dan punya pergaulan yang luas di sekolahnya. Sehingga ia bersifat agak sombong dan sering memandang rendah segala hal. Saat ia harus berkelompok dengan beberapa temannya dalam mengerjakan sebuah proyek sekolah, ia berlagak sombong dan menyatakan bahwa hanya dialah yang sanggup bertanggung jawab sebagai ketua kelompok. Ia mengambil alih sebagian besar tugas kelompoknya dan mengerjakan hampir setengah bagian sendirian.
BABAK II
Walaupun sebenarnya ia memiliki kemampuan untuk mengerjakannya sendiri, tetapi karena sifatnya yang sering menunda-nunda pekerjaan dan karena dia tidak bisa selalu konsentrasi 100% karena ada sedikit konflik, ia tidak bisa menyelesaikannya tepat waktu.
BABAK III
Teman-temannya kecewa karena Ari tidak bisa menyelesaikan proyek mereka. Padahal mereka sangat mengharapkan proyek itu terselesaikan dengan baik dan mempercayakan semuanya pada Ari sebagai penanggung jawab merangkap ketua. Ari kehilangan kepercayaan teman-temannya. Ditengah keterpurukan, Ari bertekad untuk berubah dan mencoba mendapatkan kembali kepercayaan teman-temannya. Ia tidak lagi mengentengkan sesuatu dan menunda-nunda pekerjaannya.

BABAK IV
Ari berhasil meyakinkan teman-temannya bahwa ia telah berubah dan akhirnya kembali mendapatkan kepercayaan teman-temannya. Mereka memulainya dari awal, kali ini tugas dibagi secara merata dan semua bertanggung jawab sama besar. Dengan ketekunan dan semangat yang tinggi, proyek mereka berhasil diselesaikan. Walaupun tak tepat waktu tetapi hasil proyek mereka menjadi karya yang terbaik. Happy Ending. Do it now!
#oke, itu ide cerita saya, bagi teman2 sinematografi X-7, setuju? kalo setuju saya akan mulai bikin naskah dan skenario nya yg lengkap

Kamis, 23 Februari 2012

Kamus Dunia Astronomi (B)

B
Bulge : bagian pusat dari sebuah galaksi spiral yang menonjol, berbentuk spheroid dengan dimensi tiga sumbu yang berbeda.
BETELGEUSE : Sebuah bintang super raksasa merah yang menandai bahu kanan rasi Orion. Betelgeuse sedemikian besarnya sehingga ia labil. Garis tengahnya berubah tak beraturan antara 300 sampai 400 kali Matahari sambil berubah pula kecerlangannya. Letak Betelgeuse sejauh 650 tahun cahaya
BIMASAKTI : Nama galaksi dimana Matahari dan tata surya kita terletak. Dilihat dari Bumi, sisi Bimasakti membentuk suatu pita cahaya samar membentang di langit pada malam hari. Ia terdiri atas bintang-bintang yang sedemikian jauhnya dalam galaksi kita sehingga tidak nampak satu per satu. Bimasakti merupakan galaksi spiral beranggotakan sekitar 100 milyar bintang. Garis tengahnya sekitar 100.000 tahun cahaya, dimana Matahari terletak lebih dari 60% ke arah tepinya.
BINTANG GANDA : Atau juga biasa disebut Bintang Pasangan (binary), adalah sepasang bintang yang dihubungkan oleh gravitasi. Sebagian besar pasangan tampak sebagai bintang tunggal bagi mata telanjang, tetapi dapat terlihat terpisah dengan teleskop. Namun beberapa diantaranya begitu saling dekat sehingga adanya pasangan hanya dapat disimpulkan dari analisa cahaya gabungannya. Dalam beberapa pasangan, bintangnya secara berkala saling menghalangi.
BINTANG NEUTRON : Bintang padat kecil yang diperkirakan menandai titik ajal evolusi bintang yang lebih besar dari matahari. Bintang Neutron hanya bergaris tengah 15 km, tetapi ia banyak mengandung materi sebanyak matahari kita. materi itu tergencet sedemikian padatnya sehungga sesendok bahan bintang neutron berbobot milyaran ton. Sumber radio berkilat-kilat yang dinamakan Pulsar sebenarnya adalah bintang neutron.
BINTANG UBAH : Bintang yang keluaran cahayanya berubah. Beberapa bintang itu ukurannya berubah seperti Variabel Cepheid, tetapi lainnya adalah bintang ganda dekat yang secara berkala saling menghalangi (pasangan pemudar). Di tahun 1975 tercatat dalam katalog galaksi kita lebih kurang 25.000 bintang ubah.
BINTIK MATAHARI : Daerah-daerah yang lebih sejuk dalam permukaan matahari, di fotosfera. Ia tampak suram dibandingkan dengan kelilingnya yang lebih cemerlang, tetapi ia cukup panas, kira-kira 4.500º C. Bintik matahari ada hubungannya dengan medan-medan magnet di Matahari, yang rupanya menghalau aliran panas melalui fotosfera, dan ini menimbulkan bintik.

Selasa, 14 Februari 2012

Valentine, Kopi, dan Grammy

 
Saat aku menulis ini, aku lagi mantengin TV, nonton Grammy Award. Ditemani semangkuk mie kare dan secangkir kopi. Paul McCartney sedang menyanyikan lagu “My Valentine” di Grammy Award. Bersama iringan band saxonya, ia bernyanyi sendiri. Tak seperti biasanya, ia tak bersama gitarnya. Dan aku, masih meneguk sedikit demi sedikit secangkir kopi panas di depan TV, melotot dengan kantung mata kemana-mana. Aku masih terbangun sampai pergantian hari. Dan aku sadar, ini valentine, hari valentine. Di dini hari valentine ini, aku menulis...

Sebenarnya tak ada yang perlu ditulis oleh fakir-asmara-tapi-bukan-pengemis-cinta seperti saya.
it’s doesn’t matter, right?! 
Tapi, tapi..aku punya secuil hal yang perlu aku share and ware dengan kalian. It’s just about valentine, just valentine *aku ulangi* valentine!

Sejak memasuki bulan Februari, orang-orang sibuk ngomongin valentine. Ada apa dengan valentine? Kenapa menjadi sangat istimewa, terutama dikalangan remaja? Kenapa?

Saat valentine, perilaku manusia *khususnya remaja* jadi mudah berubah. Mereka yang dulunya Galau’ers akut, sekarang sering update stat atau twit yang bernuansa indaaaahh. Waktu aku baca stat atau twit mereka, aku serasa terbang ke sebuah taman impian dimana rumputnya hijau membentang dengan bunga-bunga berterbangan disana-sini dengan si empunya stat berlari anggun setengah terbang dengan gerakan slow motion. Saat ia berlari slow motion, rambutnya kemana-mana...

Saat valentine, banyak dari para remaja labil menjadi lebih konsumtif! Ada yang mau beli coklat lah, boneka lah, bunga lah, buku paket matematika mahal terbitan luar negeri  lah *yang itu, bohong!*

Mereka tiba-tiba jadi makin perhatian sama pasangannya *yg couple*, makin sering ngehubungin pasangannya *yg LDR*, dan makin sering gigitin kukukakinya sendiri *yg jomblongenes*
It’s the power of valentine, right?!

Sekarang di Grammy Award, bukan Opa McCartney lagi yang eksis. Gantian Taylor Swift yang nyanyiin ‘Mean’ nya pake kostum petani amrik yang lagi ngamen. Dan aku, aku masih meneguk sedikit demi sedikit secangkir kopi panas yang kini tinggal setengahnya..

Dan sebenarnya ada banyak sekali kontroversi yang terjadi saat valentine. Terutama *bukan* buat aku. Aku bisa mengasumsikan, yang couple, pasti budget nya menipis gara-gara beli hadiah dan ngerayain valentine bareng pasangan. Yang LDR, budgetnya juga menipis, buat bayar billing warnet atau bayar paket kiriman barang buat ngirim hadiah valentine buat pasangannya. Nah, buat jomblongenes, ada anomali. Bisa aku asumsikan kalau budget mereka pasti nambah, seiring dengan meningkatnya omzet penjualan coklat dan bunga yang mereka jajakan di pinggir jalan. Hina.
Dan aku, apa yang aku lakuin? Nothing

Sekarang di Grammy Award, aku malah makin bingung, setelah McCartney nyanyi gak pake gitar, Taylor Swift yang jadi petani ngamen, sekarang malah ada manusia-berkepala-tikus jadi DJ ‘ajep-ajep’. Nama panggungnya sih “deadmau5”. Tapi kalo menurut aku, lebih pantas “Mickey Mouse Kejang”.
Sebenarnya, aku gak tahu dan gak mau tahu urusan apa yang dilakukan para couple saat valentine. Tapi, tetap saja itu mengundang untuk dicari tahu, haha..

Pas SMP, aku penah menemukan cerita-saat-hari-valentine...
Jadi saat itu, aku bersama temanku, sebut aja namanya Jono. Jono ini lagi naksir banget sama adik kelasnya, sebut aja namanya Inem. 

Pagi hari dikelas, aku sedang sibuk ngerjain PR yang lupa aku kerjain malemnya gara-gara kebanyakan main Harvest Moon. Tiba-tiba Jono muncul dengan efek asap dan bunga terbang kemana-mana. Raut mukanya sumringah, hatinya berbunga-bunga. 
Aku tanya sama temennya, “Jono kenapa?”.
Temennya bilang, “Dia abis nembak si Inem...”
“Terus, diterima?” aku nanya lagi.
“ya iyalah..mana ada orang ditolak malah girang gitu?!” dia jawab, dongkol.
Waktu istirahat, dikantin aku ngobrol sama Jono..
“Selamat ya, Jon” kataku sambil ngulurin tangan.
“eh, udah tau ya?
“Apa sih yang nggak aku tau dari kamu, sob” kata ku sambil menepuk pundaknya.
Dia cuma tersenyum.
“Kalo gitu, aku mie ayam sama es jeruk satu ya! Mbak-mbaknya ada sebelah sana tuh..” aku bergegas meninggalkan kantin
“Maksudnya?” kata dia bloon.
“PJ!” kata ku tegas.

Dia hanya melihat dompetnya dan kemudian menatapku.
Dan aku, cepat-cepat berlalu sebelum ada sepatu yang terlontar layaknya shotgun ke kepalaku.
Jono orangnya agak romantis dan agak ‘gimana’. Jadi waktu valentine, dia mau bikin kejutan buat pacarnya. Dan ceritanya, dia ini mau bikin kejutan buat si Inem. Dia nyelipin bunga dan surat yang disebutnya “surat cinta” di tasnya Inem.

Awalnya semuanya berjalan lancar. Rencananya adalah, setelah bunga dan surat dari Jono diselipin di tasnya, Inem akan nemuin barang itu. Kemudian ia akan berbunga-bunga, nangis bahagia, berlari mencari Jono, dan…romantic scene! Sempurna!

Tapi, saat aku kebetulan pulan sekolah sendiri, dijalan aku ketemu Inem. Ia lagi sibuk benahin tasnya. Aku, sembunyi dan mengamati dibalik tembok, berharap momen romantic scenenya segera terjadi. Tapi, ada yang aneh..ini kenapa tasnya Inem besar dan terkesan penuh banget gitu?

Ternyata didalam tas Inem banyak terkumpul bunga, coklat, dan surat-surat dari teman-temannya. Yang secara kualitas dan kuantitas, jauh diatas punyanya Jono. Yaaa, Inem memang primadona kelas waktu aku SMP. Dan sadisnya, karena keberatan dengan barang bawaan tas yang melebihi kapasitasnya, Inem malah bagi-bagiin bungan dan coklat itu keanak-anak dipinggir jalan. Aku ngeliat bunganya Jono diberikan gitu aja keanak kecil, beserta surat didalamnya. Gak kebaca sama Inem. Nista.

Aku sebagai sahabatnya Jono, gak tega. Mungkin emang bener, kita memang gak perlu ngerayain valentine. Hari kasih sayang itu seharusnya menjadi setiap hari di hidup kita. Kalo cuma satu hari kan repot, kayak kasusnya Inem. Dapat banyak bingkisan sehari sekaligus. Kan bisa lebih baik jika hari kasih sayang itu dirayain tiap hari, jadi Inem bias dapat bingkisan terus setiap harinya. Dan Jono pun, punya kesempatan agar suratnya terbaca. Ntar, ujung-ujungnya, aku kebagian silverqu**n nya. Haha

Untuk Jono, mungkin inilah saatnya kamu belajar untuk mengerti perbedaan dari apa yang kamu inginkan, dan apa yang kamu butuhkan…*emm, apa?!

Sebenarnya, sebagai muslim kita tak perlu ikut-ikutan orang luar buat ngerayain valentine. Itu gak bener, gak bener! *aku ulangi* gak bener! Bagi muslim, setiap hari adalah hari kasih sayang, dimana kita berbagi kasih dengan sesame makhluk ciptaan-Nya. Shupperr sekali…

Dan sekarang di Grammy Award, setelah penghargaan BestAlbum diserahkan pada Adele dengan “21” nya, aku kembali melihat McCartney nyanyi, 3 lagu. Tapi pake piano, ya, ia main piano klasik berwarna hitam. Dan akhirnya pada ujung lagunya, kalau gak salah “The End”  ia berdiri dan menyambar gitarnya. Ia main gitar lagi! Dan yang lebih amazing lagi, ia main gitar bareng lima gitarist! Itu keren, keren! Akhirnya ia mengakhiri penampilannya dengan teriakan melengking sambil mengangkat tangannya, memperlihatkan keteknya yang basah berkeringat. Duh! Akhir yang tragis *tepuk jidat*

Kopi ku habis, acara Grammy Award nya habis, nulis postingannya juga habis *gak punya ide nulis lg*, TIDUR…