Minggu, 22 April 2012

Just A Little 'bout "Problem"


Hari ini aku lagi pusing. Mikirin PR, makalah, presentasi, dan tugas-tugas sekolah lainnya. Aku pikir tugas-tugas itu lama kelamaan jadi banyak banget dan numpuk. Mungkin nantinya, paper-paper tugasku yang bakal menuhin kamar kos 2x3 meterku sampai setinggi lutut kalau sebulan aja gak dikerjain sama sekali.

Dan aku berpikir, tiap hari manusia itu selalu dihadapkan pada masalah. Seperti apa yang dikatakan Pak Saiful, bapak kost aku, bahwa “Hidup itu Masalah”. Tiap hari, sejak lahir sampai mau mati pun, selalu ada masalah dalam kehidupan manusia. Manusia hidup itu masalah.

Seperti aku misalnya, seorang pelajar SMA, tiap hari selalu dihadapkan pada permasalahan yang berhubungan dengan tugas-tugas sekolah. Tapi coba kalian pikir, kenapa guru-guru kita selalu memberi masalah berupa tugas sekolah kepada kita? Kenapa? Apa mereka gak pernah berpikir kalo otak kita sudah hampir kram menghadapi tugas-tugas yang demi kucing, gak ada abisnya tersebut ?!

Alasan mereka memberi tugas kepada kita cuman satu, supaya kita maju. Supaya kita bisa berkembang dan agar kita tidak berjalan ditempat. Aku yakin kalian tahu apa maksudku kan?

Dengan adanya masalah berupa tugas tersebut, kita bisa berkembang menjadi lebih baik. Dari masalah tersebut, kita bisa belajar. Study from the Problem, itu pointnya!

“Guru memberi tugas, kita mengerjakan, kita belajar, kita berkembang, kita sukses, kita senang, guru juga senang”

Semua analogi itu, berlaku juga untuk hidup kita.Tuhan senantiasa memberi masalah dalam hidup kita supaya kita belajar. Mulai dari bayi, kita sudah punya masalah. Gak percaya, kalian akan percaya haha.

Waktu masih bayi, kalian pasti masih bergantung sepenuhnya pada orang tua kalian kan?  Mau minta ke dapur nyari kulkas, mesti nangis dulu baru digendong ke tempat tujuan. Kalau haus dan pengen minum, kita mesti nangis dulu baru dikasih minum susu. Kalau laper pengen makan juga pasti nangis dulu baru dikasih bubur atau biskuit. Nah, ini masalah. Kita gak bisa selamanya kayak gitu, selalu bergantung pada orang lain.  Dan karena masalah inilah, kita bakal belajar untuk berdiri sendiri dan menjadi mandiri pada akhirnya. Kita bakal belajar berjalan biar gak perlu digendong buat keman-mana. Kita bakalan belajar ngomong buat ngasih tahu orang sekitar kita apa yang kita rasakan. That’s it, kita belajar, kita berkembang!

Jadi buat kalian yang lagi ada masalah dan jadi down karenanya, ayolah, demi kucing itu gak perlu banget. Kalian gak boleh jadi down karena masalah di hidup kalian. See, kita bisa jadi seperti keadaan kita sekarang ini juga karena masalah. Bayangin aja kalo kita gak punya masalah apapun sejak masih bayi. Mungkin saat ini kita masih glesotan di tanah dan gak bisa berkomunikasi kayak gini. Manusia berkembang karena ada masalah.

Peneliti nemuin hal-hal canggih dan mutakhir juga berawal dari masalah. Segala kemudahan yang kita nikmati sekarang, berawal dari masalah. Coba bayangin kalo dulu Thomas Edison diem aja dan gak punya niat buat nyelesein masalah penerangan yang cuman mengandalkan sumber api? Mungkin aja sekarang kita masih hidup dengan bawa kayu bakar kemana-mana.

Nah, ini berarti, masalah itu senantiasa membawa kita kepada kemudahan di kemudian hari. Jadi sekali lagi, bagi kalian yang lagi baca ini dan mungkin sedang menghadapi masalah, jangan pernah takut untuk menghadapinya. 

Jangan pernah down apalagi menyerah dalam menghadapinya, karena masalah itu akan membuat kita belajar, berkembang, dan membawa kemudahan nantinya. Tapi itu semua tergantung bagaimana kalian menghadapi dan menjalaninya. Jika kalian menghadapinya dengan rasa pesimis dan gak percaya diri dulu, siap-siap aja deh jadi orang paling menyesal di dunia karena gak pernah manfaatin kesempatan buat belajar dari masalah. Tapi jika kalian menghadapinya dengan tenang dan optimis, heheh siap-siap aja jadi manusia paling bersyukur di dunia karena Tuhan telah memberi masalah untuk mendewasakan kita dengan cara terbaiknya. 

1 komentar:

  1. bukan beban yang memberatkan, tapi pendidikan dari Tuhan tuk meningkatkan kwalitas kita, begitulah tulisan yang aku baca di aklender nenekku beberapa minggu yang lalu :D

    BalasHapus